Selasa, 28 Januari 2020

Jurnal ulat-ulat tahap 2

Jurnal Ulat-ulat Tahap 2, luar biasa membuat diri ini maju mundur cantik. Hahaha.. kenapa begitu? Diri ini yang paling gak bisa menjadi pusat perhatian atau bicara didepan publik. Diharapkan membuat potluck berupa video atau audio. Saya lebih menyukai audiovisual, tetapi diri ini belum sanggup untuk membuat itu. Membuat audio saja seperti mengalahkan diri sendiri. "apa kamu bisa, Kartini?", Tantang diri ini. Mental block mulai berperang, gak buat gak lanjut sayang banget kan ilmunya. Kelas buncek yang ditunggu-tunggu masa aku dihempaskan. Wkwkkw..

Mengencangkan semangat, membuat yang terlihat sulit menjadi mudah. "Aku bisa dan aku mampu, yes!", Diucapkan berkali-kali agar jadi Selftalk yang membangun. Seperti potluck yang saya bagikan pada jurnal ulat-ulat tahap 2, "Waspadai Selftalk Ibu Terhadap Anak", dalam didengarkan dilink berikut

https://drive.google.com/file/d/18ot-pbG1lw2_yNolqRM6nkrO5OfoDpkV/view?usp=drivesdk

Lalu saya mulai mencari potluck teman-teman yang lezat dan bergizi, banyak sekali potluck yang enak.. tetapi diri ini harus mampu mengukur kemampuan diri. Saya mengambil tema memasak, fokus pertama pada bumbu dasar penyelamat disaat kesibukan pagi. Dan meluncur ke bidang lain, inget mind mapping sendiri, membuat kurikulum belajar ala umisya dan rencana belajar, bermain dan berkegiatan ala mama wangi. Masya Allah, Tabarakallah. Ilmunya bergizi semua. Dan saya tergoda untuk nyemil berbagi cerita menguasai nafas dalam persalinan karena lagi hamil. Hehehehe.




#Janganlupabahagia
#Jurnalminggu2
#Materi2
#Kelasulat
#Bundacekatan
#Buncekbatch1
#BuncekIIP
#Institutibuprofesional

Senin, 20 Januari 2020

Jurnal Ulat-ulat Tahap 1

Memasuki kelas ulat-ulat materi 1, kita memasuki The Jungle of Knowledge. Berbagai ilmu bertebaran yang dibawa oleh teman-teman bunda cekatan semua. Kita boleh memilih satu atau beberapa ilmu yang teman-teman bawa. Masya Allah, Tabarakallah. Ini menunjukkan bahwa ilmu Allah sungguh luas seperti ciptaan yang terbentang dari langit dan bumi. Semua memiliki peranan masing-masing, tugas kita berusaha semaksimal mungkin memainkan peran yang sudah diamanahkan kepada kita. Saat ini saya mengambil topik belajar Manajemen Emosi. Karena Emosi yang bisa dijaga sungguh membuat hari-hari kita adalah hari-hari yang indah dan penuh syukur.

Alyssa, Zhafran dan bayi yang masih dikandungan adalah amanah yang Allah titipkan saat ini.  Anak-anak memiliki peran yang terpenting di dunia ini serta amalan yang tidak putus adalah doa anak yang Sholeh dan Sholehah. Semoga mereka menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah, Aamiin.

Menjadikan anak-anak yang Sholeh dan Sholehah tentu sebagai orang tua kita harus mempunyai ilmu. Ilmu yang tersebar di bumi Allah sungguh banyak. Topik pertama yang saya ambil adalah manajemen emosi. Emosi yang tidak terkendali akan berdampak buruk kepada anak-anak. Sehingga mengontrol kata-kata yang keluar itu sangat penting, karena ucapan kita bisa menjadi salah satu doa yang Allah Jabah.  Teknik emosi tentu saat ini menjadi subtopik yang sangat penting untuk dipelajari, bagaimana kita mengelola emosi yang muncul saat situasi tidak sesuai yang diharapkan.



#Janganlupabahagia
#Jurnalminggu1
#Materi1
#Kelasulat
#Bundacekatan
#Buncekbatch1
#BuncekIIP
#Institutibuprofesional

Rabu, 15 Januari 2020

Aliran Rasa Kelas Telur-telur

Belajar di kelas telur-telur  selama 4 tahapan kemarin telah membuka pikiran saya, bagaimana suatu kegiatan yang membuat kita bahagia maka akan membuat energi kita menjadi semakin bertambah. Banyaknya rintangan tak menjadi halangan untuk bergerak lebih baik, sebagai ibu harus berpikiran kreatif agar hal yang membuat kita bahagia semakin membuat bahagia keluarga kita.

Tugas ke-4 membuat mind mapping merupakan gagasan yang tak terpikirkan, bahwa dengan membuat peta kehidupan maka kehidupan kita menjadi terarah ke arah yang lebih baik dan sesuai yang kita inginkan. "Jika air saja punya peta masa kita tidak!" , Kalimat ini yang tergiang dipikiran saya saat diskusi itu. Hidup hanya mengalir tanpa tujuan yang jelas, tentu tak banyak membuat perubahan. Karena peta ini membuat setiap hari terarah akan kemana tujuan hidup kita ke depan. Masya Allah, Barakallah. Terima kasih Ibu Septi dan Bapak Dodik atas suntikan semangat dan ilmu yang luar biasa dikelas telur-telur kemarin. Saya Kartini, siap untuk melanjutkan ke kelas ulat-ulat. Semangat.



#BundaCekatan
#KelasTelur-telur
#InstitutIbuProfesional
#AliranRasaKelasTelur-telur

Senin, 13 Januari 2020

Jurnal telur-telur tahap 4

Kelas telur-telur tahap keempat, Alhamdulillah bisa ikutan online di saat diskusi walaupun gak bisa full nonton. Tetapi aura hadir langsung dikelas memang beda, momen seperti ini jadi sangat spesial bagi saya yang saat ini jualan kalau malem. Hehehehe..

Tugas keempat adalah membuat peta belajar, yang berasal dari telur-telur warna orange.  Saya ingin sekali bisa cekatan dalam bidang memasak dan bermain bersama anak. Aspek  yang mendukung juga agar dapat terwujud adalah manajemen waktu dan manajemen emosi. Melalui proses perenungan ini, bagaimana agar ini bisa berhasil menurut saya.  Maka ini adalah peta belajar saya dengan judul IBU BAHAGIA, PENUH CINTA DAN RASA SYUKUR. terinspirasi dari changemaker Family. Semoga dimudahkan dalam setiap proses perubahan menjadi lebih baik. Aamiin.






#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur

Minggu, 05 Januari 2020

Jurnal telur-telur tahap 3

Pekan ketiga kelas bunda cekatan adalah menemukan telur-telur berwarna orange. Kalau kemarin saat telur merah saya fokus pada 2 prioritas yaitu memasak dan bermain bersama anak. Lalu setelah direnungkan lebih lanjut, ada cabang ilmu yang saya perlukan untuk bisa sukses dalam 2 prioritas tersebut yaitu Manajemen waktu dan Manajemen emosi.

Alasan terkuat untuk saya bisa cekatan dalam 2 prioritas tersebut adalah saya bahagia jika saya bisa memasak makanan untuk keluarga, tingkat kebosanan yang cukup tinggi untuk membeli makanan di warung jika dilakukan setiap hari. Saya temukan kebahagiaan saya di dapur. Jadi ini alasan terkuat saya untuk bisa cekatan dalam bidang memasak. sedangkan alasan terkuat untuk saya bermain bersama anak adalah saya ingin anak saya menjadi anak yang Sholehah dan sholeh, anak yang belum mampu memilih mana yang baik mana yang buruk, pengaruh didikan orang lain, memiliki tingkat kebosanan yang tinggi, sangat aktif, rasa ingin tahu yang besar memacu saya untuk bisa lebih baik saat bersama dengan anak. Manajemen emosi sangat diperlukan disini, karena anak yang ingin selalu permintaan dituruti, pola asuh dari Mbahnya turut mempengaruhi rasa ingin membeli sesuatu tetapi tidak butuh, rasa cemburu dengan adik.

Ilmu yang saya perlu pelajari adalah Manajemen waktu, Manajemen emosi,
Cekatan dalam memasak
dan Bermain bersama anak sesuai usianya

Sumber ilmu yang diperlukan bisa berupa artikel, YouTube dan buku

Cara belajar yang saya banget adalah dengan menuliskan, melihat dan mempraktekkan langsung. Karena saya tipe visual.




#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur

Senin, 23 Desember 2019

Jurnal telur-telur tahap 2

Penting dan mendesak untuk saat ini, saya fokus di 2 prioritas dulu. Pertama memasak dan bermain bersama anak. Kenapa memilih memasak? Saya hanya bisa masak jika anak kedua saya ada yang pegang, sedangkan untuk saat ini beli di warung sudah tahap jenuh. Jadi mulai berpikir untuk mencari cara agar memasak itu mudah dan cepat.

Pertama yang perlu saya pelajari, bagaimana menyimpan bahan-bahan makanan agar awet dikulkas, bagaimana supaya memasak itu singkat, menyiapkan 3 bumbu dasar yang wajib, merancang menu harian selama 7 hari, membeli dan menyiapkan bahan makanan di hari Sabtu atau Minggu, karena dihari itu suami libur.

Lalu fokus saya yang kedua adalah bermain bersama anak. Kenapa hal ini menjadi fokus kedua saya? Karena anak pertama saya, Alyssa, usianya saat ini 4 tahun 4 bulan, sedang tahapan cemburu dengan adiknya, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bosenan, lebih asik menonton film kartun dan kinestetik. Jadi untuk menyalurkan energi yang besar, saya memerlukan ilmu permainan apa yang menarik, bagaimana mengatasi rasa cemburu yang sekarang muncul, mengatur jadwal harian menonton film yang disukai, minimal membaca satu buku setiap hari, mendongeng adalah tantangan tersendiri, karena sebelumnya ada di zona tidak bisa tetapi suka. Anaknya suka sekali dongeng, walaupun dongeng mamanya masih ngalor ngidul gak jelas. Hahahaha.. maaafkan mama ya kak.

#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur

Selasa, 17 Desember 2019

Jurnal telur-telur tahap 1

Belajar di institut ibu profesional sungguh momen yang dinanti, kangen rasanya menulis dan mencurahkan isi hati seharian penuh ditambah ilmu yang luar biasa bisa didapatkan disini. Jadi walaupun awalnya ragu, apakah diri ini mampu dengan kondisi sedang hamil trimester kedua, sedangkan anak kedua masih 1 tahun 3 bulan yang sedang aktif-aktifnya, kakak yang ingin selalu dibersamai dalam segala keingintahuan yang besar ditambah berjualan kalau malam. Masya Allah, hanya Allah SWT yang membuat ini mampu dijalankan.

Terseok-seok mengikuti ritme belajar di Facebook siaran langsung bersama ibu tercinta, ibu Septi. Diri ini hanya bisa puas melihat tayangan ulang ataupun rekaman audio. Semoga ini tidak menyurutkan langkah agar menjadi Ibu Cekatan. Dan kalimat yang tergiang adalah ibu itu harus bahagia dulu. Sesederhana itu bahagia dulu menjalankan perannya, maka akan tercipta kebahagiaan bagi keluarganya.

Kelaspun dimulai, ya ini dia kelas telur-telur yang dinanti banyak para ibu untuk semakin menjadi ibu kebanggaan keluarga. Mulai mengali potensi diri sendiri, apa yang bisa dan suka. Wah yang terbayang adalah suka traveling ke alam bisa pantai, air terjun, berkemah, ya karena dengan itu energi akan terisi full kembali. Sangat menyukai matematika, detail, hitungan dan berguna sekali untuk pembukuan penjualan. Mulai suka memasak dan berani memasak jumlah banyak, karena awal dulu tantangan di level 9 kelas bunda sayang. Sayang saat ini belum maksimal didapur, karena masih banyak waktu menghabiskan menjaga anak yang kedua. Menyukai fotografi, dokumentasi kegiatan anak dalam bentuk foto dan video, bagi saya semua momen adalah penting hingga penuh memori karena menyimpan foto-foto sehari-hari dan yang terakhir menyukai kegiatan membaca, belajar, termasuk tantangan dalam kelas bunda sayang maupun kelas bunda cekatan. Seperti diri ini terpacu kembali agar selalu lebih baik dari hari ke hari.



Setelah mengali potensi diri, maka diri ini melacak kekuatan diri ini sebagai seorang ibu, istri dan perempuan. Mulai dari merenungi kegiatan apa saja yang disuka dan bisa, bisa tetapi tidak suka, tidak bisa tetapi suka dan terakhir tidak bisa dan tidak suka. Ini adalah hasil perenungan diri sendiri dan beberapa point sudah ada solusinya, Alhamdulillah.


#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur




Zona Newstime Minggu Ke-2

Zona N Minggu kedua,  kami akan mengadakan selebrasi cluster. Wah.. kira-kira selebrasi mau dibuat gimana ya? Jujur, Minggu ini saya jarang ...