Belajar di kelas telur-telur selama 4 tahapan kemarin telah membuka pikiran saya, bagaimana suatu kegiatan yang membuat kita bahagia maka akan membuat energi kita menjadi semakin bertambah. Banyaknya rintangan tak menjadi halangan untuk bergerak lebih baik, sebagai ibu harus berpikiran kreatif agar hal yang membuat kita bahagia semakin membuat bahagia keluarga kita.
Tugas ke-4 membuat mind mapping merupakan gagasan yang tak terpikirkan, bahwa dengan membuat peta kehidupan maka kehidupan kita menjadi terarah ke arah yang lebih baik dan sesuai yang kita inginkan. "Jika air saja punya peta masa kita tidak!" , Kalimat ini yang tergiang dipikiran saya saat diskusi itu. Hidup hanya mengalir tanpa tujuan yang jelas, tentu tak banyak membuat perubahan. Karena peta ini membuat setiap hari terarah akan kemana tujuan hidup kita ke depan. Masya Allah, Barakallah. Terima kasih Ibu Septi dan Bapak Dodik atas suntikan semangat dan ilmu yang luar biasa dikelas telur-telur kemarin. Saya Kartini, siap untuk melanjutkan ke kelas ulat-ulat. Semangat.
#BundaCekatan
#KelasTelur-telur
#InstitutIbuProfesional
#AliranRasaKelasTelur-telur
Rabu, 15 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Jurnal telur-telur tahap 4
Kelas telur-telur tahap keempat, Alhamdulillah bisa ikutan online di saat diskusi walaupun gak bisa full nonton. Tetapi aura hadir langsung dikelas memang beda, momen seperti ini jadi sangat spesial bagi saya yang saat ini jualan kalau malem. Hehehehe..
Tugas keempat adalah membuat peta belajar, yang berasal dari telur-telur warna orange. Saya ingin sekali bisa cekatan dalam bidang memasak dan bermain bersama anak. Aspek yang mendukung juga agar dapat terwujud adalah manajemen waktu dan manajemen emosi. Melalui proses perenungan ini, bagaimana agar ini bisa berhasil menurut saya. Maka ini adalah peta belajar saya dengan judul IBU BAHAGIA, PENUH CINTA DAN RASA SYUKUR. terinspirasi dari changemaker Family. Semoga dimudahkan dalam setiap proses perubahan menjadi lebih baik. Aamiin.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Tugas keempat adalah membuat peta belajar, yang berasal dari telur-telur warna orange. Saya ingin sekali bisa cekatan dalam bidang memasak dan bermain bersama anak. Aspek yang mendukung juga agar dapat terwujud adalah manajemen waktu dan manajemen emosi. Melalui proses perenungan ini, bagaimana agar ini bisa berhasil menurut saya. Maka ini adalah peta belajar saya dengan judul IBU BAHAGIA, PENUH CINTA DAN RASA SYUKUR. terinspirasi dari changemaker Family. Semoga dimudahkan dalam setiap proses perubahan menjadi lebih baik. Aamiin.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Minggu, 05 Januari 2020
Jurnal telur-telur tahap 3
Pekan ketiga kelas bunda cekatan adalah menemukan telur-telur berwarna orange. Kalau kemarin saat telur merah saya fokus pada 2 prioritas yaitu memasak dan bermain bersama anak. Lalu setelah direnungkan lebih lanjut, ada cabang ilmu yang saya perlukan untuk bisa sukses dalam 2 prioritas tersebut yaitu Manajemen waktu dan Manajemen emosi.
Alasan terkuat untuk saya bisa cekatan dalam 2 prioritas tersebut adalah saya bahagia jika saya bisa memasak makanan untuk keluarga, tingkat kebosanan yang cukup tinggi untuk membeli makanan di warung jika dilakukan setiap hari. Saya temukan kebahagiaan saya di dapur. Jadi ini alasan terkuat saya untuk bisa cekatan dalam bidang memasak. sedangkan alasan terkuat untuk saya bermain bersama anak adalah saya ingin anak saya menjadi anak yang Sholehah dan sholeh, anak yang belum mampu memilih mana yang baik mana yang buruk, pengaruh didikan orang lain, memiliki tingkat kebosanan yang tinggi, sangat aktif, rasa ingin tahu yang besar memacu saya untuk bisa lebih baik saat bersama dengan anak. Manajemen emosi sangat diperlukan disini, karena anak yang ingin selalu permintaan dituruti, pola asuh dari Mbahnya turut mempengaruhi rasa ingin membeli sesuatu tetapi tidak butuh, rasa cemburu dengan adik.
Ilmu yang saya perlu pelajari adalah Manajemen waktu, Manajemen emosi,
Cekatan dalam memasak
dan Bermain bersama anak sesuai usianya
Sumber ilmu yang diperlukan bisa berupa artikel, YouTube dan buku
Cara belajar yang saya banget adalah dengan menuliskan, melihat dan mempraktekkan langsung. Karena saya tipe visual.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Alasan terkuat untuk saya bisa cekatan dalam 2 prioritas tersebut adalah saya bahagia jika saya bisa memasak makanan untuk keluarga, tingkat kebosanan yang cukup tinggi untuk membeli makanan di warung jika dilakukan setiap hari. Saya temukan kebahagiaan saya di dapur. Jadi ini alasan terkuat saya untuk bisa cekatan dalam bidang memasak. sedangkan alasan terkuat untuk saya bermain bersama anak adalah saya ingin anak saya menjadi anak yang Sholehah dan sholeh, anak yang belum mampu memilih mana yang baik mana yang buruk, pengaruh didikan orang lain, memiliki tingkat kebosanan yang tinggi, sangat aktif, rasa ingin tahu yang besar memacu saya untuk bisa lebih baik saat bersama dengan anak. Manajemen emosi sangat diperlukan disini, karena anak yang ingin selalu permintaan dituruti, pola asuh dari Mbahnya turut mempengaruhi rasa ingin membeli sesuatu tetapi tidak butuh, rasa cemburu dengan adik.
Ilmu yang saya perlu pelajari adalah Manajemen waktu, Manajemen emosi,
Cekatan dalam memasak
dan Bermain bersama anak sesuai usianya
Sumber ilmu yang diperlukan bisa berupa artikel, YouTube dan buku
Cara belajar yang saya banget adalah dengan menuliskan, melihat dan mempraktekkan langsung. Karena saya tipe visual.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Senin, 23 Desember 2019
Jurnal telur-telur tahap 2
Penting dan mendesak untuk saat ini, saya fokus di 2 prioritas dulu. Pertama memasak dan bermain bersama anak. Kenapa memilih memasak? Saya hanya bisa masak jika anak kedua saya ada yang pegang, sedangkan untuk saat ini beli di warung sudah tahap jenuh. Jadi mulai berpikir untuk mencari cara agar memasak itu mudah dan cepat.
Pertama yang perlu saya pelajari, bagaimana menyimpan bahan-bahan makanan agar awet dikulkas, bagaimana supaya memasak itu singkat, menyiapkan 3 bumbu dasar yang wajib, merancang menu harian selama 7 hari, membeli dan menyiapkan bahan makanan di hari Sabtu atau Minggu, karena dihari itu suami libur.
Lalu fokus saya yang kedua adalah bermain bersama anak. Kenapa hal ini menjadi fokus kedua saya? Karena anak pertama saya, Alyssa, usianya saat ini 4 tahun 4 bulan, sedang tahapan cemburu dengan adiknya, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bosenan, lebih asik menonton film kartun dan kinestetik. Jadi untuk menyalurkan energi yang besar, saya memerlukan ilmu permainan apa yang menarik, bagaimana mengatasi rasa cemburu yang sekarang muncul, mengatur jadwal harian menonton film yang disukai, minimal membaca satu buku setiap hari, mendongeng adalah tantangan tersendiri, karena sebelumnya ada di zona tidak bisa tetapi suka. Anaknya suka sekali dongeng, walaupun dongeng mamanya masih ngalor ngidul gak jelas. Hahahaha.. maaafkan mama ya kak.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Pertama yang perlu saya pelajari, bagaimana menyimpan bahan-bahan makanan agar awet dikulkas, bagaimana supaya memasak itu singkat, menyiapkan 3 bumbu dasar yang wajib, merancang menu harian selama 7 hari, membeli dan menyiapkan bahan makanan di hari Sabtu atau Minggu, karena dihari itu suami libur.
Lalu fokus saya yang kedua adalah bermain bersama anak. Kenapa hal ini menjadi fokus kedua saya? Karena anak pertama saya, Alyssa, usianya saat ini 4 tahun 4 bulan, sedang tahapan cemburu dengan adiknya, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bosenan, lebih asik menonton film kartun dan kinestetik. Jadi untuk menyalurkan energi yang besar, saya memerlukan ilmu permainan apa yang menarik, bagaimana mengatasi rasa cemburu yang sekarang muncul, mengatur jadwal harian menonton film yang disukai, minimal membaca satu buku setiap hari, mendongeng adalah tantangan tersendiri, karena sebelumnya ada di zona tidak bisa tetapi suka. Anaknya suka sekali dongeng, walaupun dongeng mamanya masih ngalor ngidul gak jelas. Hahahaha.. maaafkan mama ya kak.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Selasa, 17 Desember 2019
Jurnal telur-telur tahap 1
Belajar di institut ibu profesional sungguh momen yang dinanti, kangen rasanya menulis dan mencurahkan isi hati seharian penuh ditambah ilmu yang luar biasa bisa didapatkan disini. Jadi walaupun awalnya ragu, apakah diri ini mampu dengan kondisi sedang hamil trimester kedua, sedangkan anak kedua masih 1 tahun 3 bulan yang sedang aktif-aktifnya, kakak yang ingin selalu dibersamai dalam segala keingintahuan yang besar ditambah berjualan kalau malam. Masya Allah, hanya Allah SWT yang membuat ini mampu dijalankan.
Terseok-seok mengikuti ritme belajar di Facebook siaran langsung bersama ibu tercinta, ibu Septi. Diri ini hanya bisa puas melihat tayangan ulang ataupun rekaman audio. Semoga ini tidak menyurutkan langkah agar menjadi Ibu Cekatan. Dan kalimat yang tergiang adalah ibu itu harus bahagia dulu. Sesederhana itu bahagia dulu menjalankan perannya, maka akan tercipta kebahagiaan bagi keluarganya.
Kelaspun dimulai, ya ini dia kelas telur-telur yang dinanti banyak para ibu untuk semakin menjadi ibu kebanggaan keluarga. Mulai mengali potensi diri sendiri, apa yang bisa dan suka. Wah yang terbayang adalah suka traveling ke alam bisa pantai, air terjun, berkemah, ya karena dengan itu energi akan terisi full kembali. Sangat menyukai matematika, detail, hitungan dan berguna sekali untuk pembukuan penjualan. Mulai suka memasak dan berani memasak jumlah banyak, karena awal dulu tantangan di level 9 kelas bunda sayang. Sayang saat ini belum maksimal didapur, karena masih banyak waktu menghabiskan menjaga anak yang kedua. Menyukai fotografi, dokumentasi kegiatan anak dalam bentuk foto dan video, bagi saya semua momen adalah penting hingga penuh memori karena menyimpan foto-foto sehari-hari dan yang terakhir menyukai kegiatan membaca, belajar, termasuk tantangan dalam kelas bunda sayang maupun kelas bunda cekatan. Seperti diri ini terpacu kembali agar selalu lebih baik dari hari ke hari.
Terseok-seok mengikuti ritme belajar di Facebook siaran langsung bersama ibu tercinta, ibu Septi. Diri ini hanya bisa puas melihat tayangan ulang ataupun rekaman audio. Semoga ini tidak menyurutkan langkah agar menjadi Ibu Cekatan. Dan kalimat yang tergiang adalah ibu itu harus bahagia dulu. Sesederhana itu bahagia dulu menjalankan perannya, maka akan tercipta kebahagiaan bagi keluarganya.
Kelaspun dimulai, ya ini dia kelas telur-telur yang dinanti banyak para ibu untuk semakin menjadi ibu kebanggaan keluarga. Mulai mengali potensi diri sendiri, apa yang bisa dan suka. Wah yang terbayang adalah suka traveling ke alam bisa pantai, air terjun, berkemah, ya karena dengan itu energi akan terisi full kembali. Sangat menyukai matematika, detail, hitungan dan berguna sekali untuk pembukuan penjualan. Mulai suka memasak dan berani memasak jumlah banyak, karena awal dulu tantangan di level 9 kelas bunda sayang. Sayang saat ini belum maksimal didapur, karena masih banyak waktu menghabiskan menjaga anak yang kedua. Menyukai fotografi, dokumentasi kegiatan anak dalam bentuk foto dan video, bagi saya semua momen adalah penting hingga penuh memori karena menyimpan foto-foto sehari-hari dan yang terakhir menyukai kegiatan membaca, belajar, termasuk tantangan dalam kelas bunda sayang maupun kelas bunda cekatan. Seperti diri ini terpacu kembali agar selalu lebih baik dari hari ke hari.
Setelah mengali potensi diri, maka diri ini melacak kekuatan diri ini sebagai seorang ibu, istri dan perempuan. Mulai dari merenungi kegiatan apa saja yang disuka dan bisa, bisa tetapi tidak suka, tidak bisa tetapi suka dan terakhir tidak bisa dan tidak suka. Ini adalah hasil perenungan diri sendiri dan beberapa point sudah ada solusinya, Alhamdulillah.
#BundaCekatan1
#TahapTelur-telur
Kamis, 01 Maret 2018
Peraturan COC
Peraturan COC Peserta
3 kali level failed berturut-turut diharuskan untuk left dari Bunda Sayang. Untuk aturan ini sudah saya jelaskan di awal waktu dan nama-nama yang perlu lulus minimal badge dasarpun sudah saya umumkan di kelas. Tetapi ada yang benar-benar semangat untuk mengerjakan tantangan dan ada yang benar-benar harus saya remove kan dari grop Bunda Sayang.
Respon yang diberikanpun berbeda, ada yang menerima, ada yang tidak membalas dan ada yang bilang saya baru semangat ini di level ini. Tetapi peraturan adalah peraturan yang harus dijalankan. Setelah informasi dari teh chika 2 x 24 jam, peserta saya remove dari kelas. Ini seperti seleksi alam, bahwa yang benar-benar mengerjakan dan mengikuti aturan, ini yang dapat bertahan.
Suasana kelas juga tidak berpengaruh, karena yang di remove biasanya yang SR juga di kelas. PR besar sebagai fasil adalah menginformasikan bahwa peserta tersebut harus remedial dan mengulang kelas pada batch selanjutnya. Tetap semangat bunda, karena belajar tak mengenal waktu dan tempat.
#jurnalfasilitator
3 kali level failed berturut-turut diharuskan untuk left dari Bunda Sayang. Untuk aturan ini sudah saya jelaskan di awal waktu dan nama-nama yang perlu lulus minimal badge dasarpun sudah saya umumkan di kelas. Tetapi ada yang benar-benar semangat untuk mengerjakan tantangan dan ada yang benar-benar harus saya remove kan dari grop Bunda Sayang.
Respon yang diberikanpun berbeda, ada yang menerima, ada yang tidak membalas dan ada yang bilang saya baru semangat ini di level ini. Tetapi peraturan adalah peraturan yang harus dijalankan. Setelah informasi dari teh chika 2 x 24 jam, peserta saya remove dari kelas. Ini seperti seleksi alam, bahwa yang benar-benar mengerjakan dan mengikuti aturan, ini yang dapat bertahan.
Suasana kelas juga tidak berpengaruh, karena yang di remove biasanya yang SR juga di kelas. PR besar sebagai fasil adalah menginformasikan bahwa peserta tersebut harus remedial dan mengulang kelas pada batch selanjutnya. Tetap semangat bunda, karena belajar tak mengenal waktu dan tempat.
#jurnalfasilitator
Sabtu, 24 Februari 2018
Aliran Rasa Game Level 12
12 level sudah dijalankan dalam kelas Bunda Sayang, semangat harus terus dijaga hingga akhir tantangan level 12. "dua level ini saya seperti tertatih-tatih untuk menuliskan tugas, rasanya badan ingin memilih istirahat daripada menulis tugas", Hehehe.. Amanah kedua bukan menjadi penghalang untuk menyelesaikan tantangan yang ada di depan mata.
Pengalaman belajar di Bunda Sayang sungguh luar biasa, mulai dari saya mengetahui kenapa alyssa sangat aktif? bukan hyperaktif seperti pertanyaan ibu saya. "ya, alyssa kinestetik setelah mengamati alyssa selama 17 hari". Dan ada Level yang benar-benar mengubah saya, Level 9 Think Creative. Saya menguji diri saya untuk berpikir kreatif dan bisa melewati setiap tantangan yang ada di depan mata. Setiap level ada kesan tersendiri, seperti level 8 Anak adalah bintang, dimana saya merasa bukan bintang bagi orang tua saya. Dan saya harus berdamai dengan masa lalu saya dan memutuskan untuk melejitkan kemampuan saya dan melamar menjadi Fasil Bunda Sayang #3, "sungguh ini keberanian terbesar saya, untuk bisa bangkit dan merasa bahwa saya adalah bintang dan mampu melakukannya". Ada level yang saya suka, karena saya suka matematika. Hehehehe.
Dan kalau pernyataan seperti ini, "kartini, ini paling rajin buat tugas"
Jawaban saya hanya satu, "Karena saya menyukai menulis semenjak mendapatkan tantangan di Bunda Sayang dan Matrikulasi. Rasanya capek seharian mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan menjaga alyssa, hilang seketika dengan menuliskan tugas tersebut". Hehehe.. Jadi karena merasa butuh untuk menuliskan, jadi dinikmati. 😊
Kuliah di Bunda Sayang sudah selesai di level 12, tetapi ilmunya masih harus terus di asah dan dipraktekkan setiap saat. Terima kasih kepada Ibu Septi dan Pak Dodik atas Kurikulum Kelas Bunda Sayang yang luar biasa mengubah hidup saya, Para Fasilitator yang sudah membersamai kami selama belajar di Bunda Sayang, Para Korlan yang sudah merekap tugas dan Teman-Teman sekelas di Bunda Sayang. 😘😘💐
#AliranRasa
#IbuProfesional
#BundaSayang
#Level12
#Tantangan10Hari
#KeluargaMultimedia
Pengalaman belajar di Bunda Sayang sungguh luar biasa, mulai dari saya mengetahui kenapa alyssa sangat aktif? bukan hyperaktif seperti pertanyaan ibu saya. "ya, alyssa kinestetik setelah mengamati alyssa selama 17 hari". Dan ada Level yang benar-benar mengubah saya, Level 9 Think Creative. Saya menguji diri saya untuk berpikir kreatif dan bisa melewati setiap tantangan yang ada di depan mata. Setiap level ada kesan tersendiri, seperti level 8 Anak adalah bintang, dimana saya merasa bukan bintang bagi orang tua saya. Dan saya harus berdamai dengan masa lalu saya dan memutuskan untuk melejitkan kemampuan saya dan melamar menjadi Fasil Bunda Sayang #3, "sungguh ini keberanian terbesar saya, untuk bisa bangkit dan merasa bahwa saya adalah bintang dan mampu melakukannya". Ada level yang saya suka, karena saya suka matematika. Hehehehe.
Dan kalau pernyataan seperti ini, "kartini, ini paling rajin buat tugas"
Jawaban saya hanya satu, "Karena saya menyukai menulis semenjak mendapatkan tantangan di Bunda Sayang dan Matrikulasi. Rasanya capek seharian mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan menjaga alyssa, hilang seketika dengan menuliskan tugas tersebut". Hehehe.. Jadi karena merasa butuh untuk menuliskan, jadi dinikmati. 😊
Kuliah di Bunda Sayang sudah selesai di level 12, tetapi ilmunya masih harus terus di asah dan dipraktekkan setiap saat. Terima kasih kepada Ibu Septi dan Pak Dodik atas Kurikulum Kelas Bunda Sayang yang luar biasa mengubah hidup saya, Para Fasilitator yang sudah membersamai kami selama belajar di Bunda Sayang, Para Korlan yang sudah merekap tugas dan Teman-Teman sekelas di Bunda Sayang. 😘😘💐
#AliranRasa
#IbuProfesional
#BundaSayang
#Level12
#Tantangan10Hari
#KeluargaMultimedia
Langganan:
Postingan (Atom)
Zona Newstime Minggu Ke-2
Zona N Minggu kedua, kami akan mengadakan selebrasi cluster. Wah.. kira-kira selebrasi mau dibuat gimana ya? Jujur, Minggu ini saya jarang ...
-
"bangun tidur kaget, haaaa ketiduran belum sholat isya juga! diingat-ingat belum nulis PR juga! Fyuh!!", begini nih kalau dongeng ...
-
"nini punya pacar gak? koq gak pernah dibawa". Seringkali pertanyaan ini ditanyakan saat arisan keluarga. "gak punya lek, nin...
-
Belajar menjadi orang tua yang istimewa, saya menemukan hal yang menarik untuk diamati. Ya, 4 ranah kehidupan setiap manusia. Pengamatan har...





